Isti Hidayati, Peraih Gelar Disertasi Terbaik dari Belanda

 




Sumber Foto : FB LPDP

Oleh : Wandi

Dilansir dari LPDP, Berita membanggakan datang dari kincir angin Belanda. Isti Hidayati, dosen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik UGM tak hanya berhasil menuntaskan studi S3 nya di University of Groningen dengan beasiswa LPDP, namun disertasinya juga diganjar penghargaan disertasi terbaik / Wierenga-Reengerink Prize sepanjang tahun 2020 dalam perhelatan Summer Ceremony 1 Juli 2021 lalu

  Summer ceremony merupakan tradisi University of Groningen sebagai penanda berakhirnya tahun akademik sekaligus acara perpisahan ribuan mahasiswa ternasional yang lulus. Dari berbagai nominasi disertasi terbaik (dengan predikat cum laude) yang diusulkan seluruh fakultas di Groningen.

  Disertasi Isti Hidayati yang berjudul Understanding Mobility Inequality berhasil menarik perhatian jajaran dewan juri dan resmi ditasbihkan sebagai pemenang Wierenga-Rengerink Prize. Ini adalah kali pertama mahasiswa Indonesia yang memperoleh gelar tersebut, Ia juga berhak diganjar hadiah sebesar 7.500 Euro atau sekitar 128 Juta rupiah yang ia gunakan untuk pengembangan akademiknya.

  Dalam disertasinya, Isti menjabarkan Bagaimana akses fasilitas penting seperti pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan justru tidak merata di berbagai kelompok pendapatan dan gender seiring pertumbuhan urbanisasi seperti yang terjadi di Jakarta dan Kuala Lumpur, hal ini diwujudkan dari semakin tergerusnya ruang bagi pejalan kaki dan ketergantungan pada penggunaan mobil pribadi.

 Tak hanya soal isu krusial dan diangkatnya, disertasi Isti juga dinilai layak karena data, metode dan pendekatan yang begitu Kompleks digunakan, data statistik, kajian etnografi, hingga analisis morologi spasial ia gunakan sebagai bukti konkret dan dapat menjadi bahan rekomendasi kebijakan spasial pada pengembangan perkotaan besar khususnya di Asia.

Kepada Mereka Kita Berharap

 Tidak sedikit anak Indonesia yang berkuliah atau menimba ilmu di negeri orang. Tentu mereka semua orang-orang pilihan yang bisa diandalkan di masa akan datang. Mereka diberikan berbagai fasilitas dari negara tentu harus bisa memberikan yang terbaik untuk negeri ini.

   Selain dibilang di bidang sains, kajian-kajian keagamaan juga mengambil peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan dapat mewarnai kajian ilmiah di negeri ini. Dengan kata lain kepada merekalah kita berharap dan bisa menemukan solusi terbaik untuk negara ini.

  Isti Hidayati adalah contoh konkrit bahwa sarjana Indonesia juga bisa bersaing di belahan dunia, setelah ini semoga lahir Isti Isti selanjutnya di masa yang akan datang.

Wandi, S. Hum, M A :Pendiri Komunitas Menulis Al-Mujaddid, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Alumni Pascasarjana UIN Yogyakarta

0 Komentar