Sisi Positif dan Negatif Dunia Pertambangan



Ketika mendengar kata pertambangan, apa yang terlintas di benak Anda?
  Beberapa orang mungkin berpikir tentang lokasi yang panas dan terik, yang lain mungkin berpikir tentang lubang besar, truk raksasa yang lewat, eksplorasi alam, hasil bumi yang melimpah, dan bahkan perusakan lingkungan. 

Mungkin itulah yang kebanyakan orang pikirkan ketika mendengar kata mining.  Jadi seperti apa sebenarnya pertambangan itu?  Apakah pemikiran itu benar?  Atau mungkin salah besar?  Pertambangan adalah rangkaian kegiatan untuk mencari, menambang, mengolah, memanfaatkan dan menjual hasil tambang berupa sumber daya non hayati yaitu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui atau jika dapat diperbaharui membutuhkan waktu yang sangat lama. 

Banyak kegiatan pertambangan yang dilakukan, seperti pertambangan emas, tembaga, batu bara, bijih besi, timah, dan lain-lain.  Kegiatan yang dilakukan di pertambangan sangat beragam.  Mulai dari pencarian lokasi penambangan, penggalian, pengambilan, pengolahan, dan penjualan hasil tambang. 

Lalu bagaimana dengan suasana di area pertambangan?  Kondisi di area pertambangan panas, terik, dan gersang, disertai pemandangan lubang-lubang menganga dengan diameter dan kedalaman yang bisa mencapai ratusan meter. 

Selain itu, Anda juga bisa melihat pemandangan truk-truk raksasa yang melintas sedang memuat material tambang yang dihasilkan.  Suasana di kawasan itu sangat tidak sedap dipandang.  Mengenai kondisi lingkungan di wilayah pertambangan, jelas bahwa lingkungan telah rusak oleh kegiatan tersebut.

Namun, ada aturan bahwa perusahaan pertambangan yang melakukan kegiatan pertambangan di wilayah tertentu harus melakukan reklamasi.  Apa itu reklamasi?  Reklamasi merupakan upaya memperbaiki lahan dan vegetasi lingkungan yang telah rusak akibat kegiatan yang telah dilakukan. 

Sehingga perusahaan pertambangan wajib mengembalikan lingkungan yang telah rusak, meskipun lubang bekas galian tidak dapat dikembalikan ke keadaan semula.  Biasanya bekas lubang galian akan dijadikan danau, sedangkan vegetasi akan dilakukan pada lingkungan sekitar. 

Lalu seberapa pentingkah sektor pertambangan bagi negara?  Jawabannya sangat penting.  Sektor pertambangan memegang peranan penting dalam menyumbang devisa negara. 

Selain itu karena adanya pertambangan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk yang tinggal di sekitar areal pertambangan sehingga dapat mengurangi pengangguran.  Semua kegiatan pasti memiliki dampak positif dan negatif di masing-masing pihak, termasuk pertambangan yang terpenting adalah berusaha memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif tersebut. ”Sumber: Kompasiana.com"

0 Komentar