Kesalahan yang Sering Terjadi Pada Saat Uji Pengelasan


Cacat pada proses pengelasan sering terjadi karena kelalaian.Jadi, sebelum melakukan pengelasan, Anda harus menguasai teknik pengelasan dan teknologi pengelasan.  Sebab, jika hasilnya kurang sempurna atau cacat, akan berdampak buruk pada kualitas konstruksi.  Tak jarang misalnya pada konstruksi jembatan, cacat las justru bisa mengakibatkan korban jiwa.  Berikut ini adalah jenis-jenis cacat yang sering terjadi pada proses pengelasan :


1. Retak

Retak panas Hal ini sering terjadi pada saat hasil las masih memiliki suhu diatas 500 derajat celcius.

Penyebab kecacatan ini antara lain:

a. Kesalahan pemilihan elektroda yang tepat, atau bisa juga karena benda yang digunakan saat dilas adalah baja yang mengandung karbon cukup tinggi.


b.Tingkat kekakuan benda yang dilas juga dapat menyebabkan keretakan ini.


c. Distribusi panas saat proses pengelasan tidak seimbang.


d. Pendinginan terlalu cepat. 

Cold crack Cold cracking, yang sering terjadi pada saat temperatur pengelasan di bawah 300 derajat Celcius.


2. Pengerukan pada Las

Hal ini dapat terjadi karena benda yang dilas justru dimakan oleh las itu sendiri.  Akibatnya, terjadi pengerukan yang menghasilkan lasan yang kurang sempurna.  Hal ini bisa terjadi jika panasnya melebihi ketentuan, atau bisa juga karena tenaga kerja yang kurang terampil.  Penyebab lainnya adalah ukuran elektroda yang salah, atau jika benar tetapi ayunan elektroda tidak teratur.  Bisa juga karena busur api yang terlalu panjang.


3. Porosity

Cacat ketiga yang sering ditemukan adalah keropos/porosity. Tentu saja, busur pendek, atau proses pengelasan yang terlalu cepat dan terlalu rendah dapat mengakibatkan kerugian ini.  Atau, bisa juga karena waktu pengisian daya yang lebih sedikit.  Penyebab selanjutnya adalah kurangnya pembersihan, sehingga terdapat kotoran pada permukaan logam saat proses pengelasan berlangsung. 


4. Pengerutan

Hal ini terjadi karena benda logam memuai dan menyusut selama proses pengelasan.  Ini bisa disebabkan oleh penjepitan yang tidak tepat, atau kepanasan.  Penempatan bagian-bagian yang akan disambung juga penting untuk memastikan cacat ini dapat terjadi. 


Sebelum melakukan pengelasan, Anda harus memahami urutan pengelasan dan prosedur pengelasan yang baik.  Pelajari juga Cara Pengelasan yang Baik dan Benar.  Sebab, jika urutan pengelasan tidak baik, maka bisa saja kecacatan dalam pengelesan bisa saja terjadi. "One”

 

0 Komentar