Serikat Pekerja Kebumen Minta UMK 2022 Naik 3,6 persen


Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) meminta kenaikan Upah Minumum Kabupaten (UMK) Kebumen, Jawa Tengah, tahun 2022 sebesar 3,6 persen seperti tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan saat audiensi KSPSI dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Bupati dan Wakil Bupati Kebumen di kompleks Pendapa Bupati, Jumat (19/11/2021).

Baca Juga : aktivitas ritmik merupakan bagian dari cabang olahraga

"Sudah lama sebenarnya kita menghendaki adanya kenaikan UMK di Kebumen sebesar 3,6 persen," kata Ketua KSPSI Cabang Kebumen Akif Fatwal Amin.

Menurut Akif, di masa pandemi untuk menaikkan upah buruh memang masih terasa berat, khususnya bagi para pengusaha. Pasalnya semua sektor bisnis terdampak.

Namun, dia berharap apa yang menjadi tuntutan para buruh bisa diakomodasi, paling tidak pada tahun depan seiiring membaiknya perekonomian.

Seperti diketahui, UMK Kebumen tahun ini sebesar Rp 1.895.000.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan, siap mendorong dan memperjuangkan agar UMK Kebumen bisa mengalami kenaikan.

Arif juga menghendaki kesejahteraan masyarakat Kebumen bisa terus meningkat, di mana buruh menjadi salah satu prioritasnya.

"Terkait kenaikan UMK, tentu ini akan kita perjuangkan dengan penyesuaian aturan melalui komunikasi semua pihak, karena kita tidak ingin ketika aturan itu dibuat justru manyalahi aturan," ujar Arif.

Arif berharap ada titik temu dari semua pihak sehingga menghasilkan solusi untuk kebaikan dan kesejahteraan buruh.

"Kita dari pemerintah ingin para buruh mendapat kesejahteraan tambahan. Bukan hanya gaji, tapi jaminan kesehatan dan hari tuanya bisa terjamin," kata Arif.

0 Komentar